Investor Global menyokong Reliance Capital Management dengan Rp 562 milyar

  • LeapFrog Investments, FMO (Dutch Development Bank) dan PartnerRe, hari ini mengumumkan investasi sebesar Rp 562 milyar di perusahaan jasa keuangan terkemuka yang sedang tumbuh berkembang di Indonesia, Reliance Capital Management (“Reliance”).
  • Reliance adalah kelompok jasa keuangan yang berkembang pesat, baru saja mengumumkan investasi di Bank BKE, Bank Kesejahteraan Ekonomi, bank umum dengan fokus pada peningkatan akses terhadap layanan jasa keuangan.
  • Investasi ini akan disertai dengan alih keahlian, bertujuan untuk lebih mempercepat pertumbuhan Reliance.
  • Investasi ini akan membantu Reliance meningkatkan jangkauan ke segmen menengah di Indonesia yang sedang berkembang pesat,dimana segmen tersebut yang memiliki akses terbatas terhadap layanan keuangan.

Jakarta, Indonesia – 28 April 2015 – LeapFrog Investments, FMO (Dutch Development Bank) dan PartnerRe, hari ini mengumumkan investasi Rp 562 milyar di perusahaan jasa keuangan terkemuka yang sedang tumbuh berkembang di Indonesia, Reliance Capital Management.

Reliance adalah kelompok jasa keuangan yang memiliki asuransi kesehatan terbesar keempat di Indonesia, sekuritas yang telah terdaftar di bursa efek sebagai 5 terbaik di pasar retail, perusahaan asuransi jiwa yang bertumbuh cepat, bergerak di perusahaan asuransi umum, multifinance dan manajemen investasi. Reliance memiliki lebih dari 1 juta pelanggan individu, dan berbagai nasabah institusi lokal dan global. Baru-baru ini Reliance mengumumkan investasi di Bank BKE, sebuah bank umum dengan fokus pada peningkatan akses terhadap layanan keuangan. LeapFrog Investments merupakan private equity terbesar di dunia sebagai investor dalam jasa keuangan di negara berkembang;pengumuman ini mengikuti investasi baru di SMK sebuah perusahaan asuransi Thailand yang berkembang pesat. FMO adalah Dutch Development Bank, yang mengelola 8 EUR miliar asset. PartnerRe merupakan reasuransi global terkemuka, berbasis di Bermuda.

Presiden Direktur dan Pendiri Reliance Anton Budidjaja, mengatakan, “Investasi ini merupakan bentuk kepercayaan terhadap Reliance dalam menjaga potensi industri jasa keuangan di Indonesia. Kami percaya bahwa LeapFrog, FMO dan PartnerRe dapat memberi wawasan dan keahlian yang sangat baik untuk membangun bisnis kami. Kami sangat senang bisa bekerja sama, memperluas jangkauan ke segmen yang masih memiliki akses terbatas terhadap layanan keuangan”.

LeapFrog Partner and SE Asian head, Michael Fernandes mengatakan, “Kami sangat percaya terhadap kualitas tim di Reliance beserta kemampuannya untuk mengatasi peluang besar di pasar Indonesia. Investasi ini, merupakan yang pertama bagi kami di Indonesia,yang memberikan peluang bagi kami untuk berpartisipasi dalam salah satu pasar potential yang paling menarik di dunia. Sesuai dengan pertumbuhannya, maka konsumen akan memiliki kebutuhan yang lebih besar untuk jasa keuangan sejalan dengan pertumbuhan konsumen. Reliance akan siap untuk memenuhi kebutuhan itu”.

CIO dari FMO ​​Linda Broekhuizen mengatakan: “Fasilitas ini akan membantu Reliance dalam memperluas perannya dalam pembiayaan segmen menengah yang tumbuh berkembang pesat di Indonesia, memberikan kontribusi untuk menciptakan lapangan kerja di Indonesia.”

Chai Phrompechrut, Head of Private Equity di PartnerRe, mengatakan, “Anton dan timnya telah membangun sebuah landasan yang luar biasa dan kami sangat senang dapat bermitra dengan LeapFrog dan FMO untuk lebih memantapkan posisi Reliance sebagai kelompok jasa keuangan terkemuka di Indonesia yang beragam.”

Segmen menengah di Indonesia diperkirakan akan tumbuh 140 juta dalam 10 tahun ke depan. Penetrasi asuransi yang rendah, sekitar 2.1 % dari PDB (dibandingkan dengan lebih dari 4 % di negara tetangga Singapura, Malaysia, dan Thailand). Sektor asuransi jiwa di Indonesia diproyeksikan tumbuh lebih dari 20 % per tahun selama 5 tahun ke depan, sementara asuransi umum diproyeksikan tumbuh sebesar 15 % per tahun dibandingkan periode yang sama. Asuransi kesehatan diproyeksikan tumbuh sebesar 12% per tahun sampai 5 tahun ke depan.

Indonesia adalah salah satu yang tercepat dan tersehat pada sektor perbankan di Asia Tenggara. Namun, akses keuangan masih rendah dibandingkan dengan negara-negara Asia – Pasifik lainnya, sebagai contoh hanya 36 % dari orang dewasa memiliki akun di lembaga keuangan pada tahun 2014, dibandingkan 78% dan 81% di Thailand dan Malaysia.

Kata Budidjaja, “Reliance dalam posisi yang baik untuk melayani konsumen yang melek terhadap kebutuhan jasa keuangan dalam koridor jenis produk keuangan yang terus berkembang pesat.

Tentang Reliance Capital Management

Reliance Capital Management adalah kelompok jasa keuangan yang terintegrasi di pasar domestik Indonesia. Dengan bidang usaha di sekuritas, asuransi, multifinance, manajemen aset, dan perbankan, Reliance melayani pelanggan melalui jaringan cabang sepenuhnya dengan model bisnis yang sudah terbukti selama 12 tahun. Dengan aspirasi untuk menjadi pemain regional, Reliance telah berkomitmen kuat untuk menjadi bidang usaha terintegrasi di jasa keuangan. Melalui jaringan cabang retail yang luas, Reliance melayani lebih dari satu juta nasabah / pelanggan, didukung oleh 37 lokasi kantor di 20 kota besar di seluruh Indonesia.

Reliance Capital Management adalah kelompok jasa keuangan yang terintegrasi di pasar domestik Indonesia. Dengan bidang usaha di sekuritas, asuransi, perbankan, multifinance dan manajemen aset, Reliance melayani pelanggan melalui jaringan cabang sepenuhnya dengan model bisnis yang sudah terbukti selama 12 tahun. Dengan aspirasi untuk menjadi pemain regional, Reliance telah berkomitmen kuat untuk menjadi bidang usaha terintegrasi di jasa keuangan. Melalui jaringan cabang retail yang luas, Reliance melayani lebih dari satu juta nasabah / pelanggan di seluruh Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi http://www.relianceindonesia.com

About LeapFrog Investments

LeapFrog Investments, merupakan private equity terbesar di dunia sebagai investor dalam jasa keuangan di negara berkembang, yang merebut peluang pertumbuhan dua miliar konsumen yang tumbuh di Afrika dan Asia. Perusahaan dalam portofolio LeapFrog saat ini menyediakan asuransi, tabungan dan produk pensiun untuk lebih dari 44 juta orang di negara-negara seperti India, Indonesia, Sri Lanka, Ghana, Nigeria, Kenya dan Afrika Selatan. 30 juta di antaranya adalah konsumen berpenghasilan rendah yang sebagian besar dari mereka memiliki keterbatasan akses terhadap jasa keuangan. LeapFrog telah melalui satu dekade memiliki pengalaman operasional untuk mengidentifikasi dan membantu membesarkan perusahaan sekaligus mengantarkannya ke papan atas. Strategy LeapFrog telah menarik banyak investor institusi terkemuka di dunia, dan Leapfrog kini mengelola lebih dari setengah miliar dolar aset investor. Asia Tenggara adalah fokus utama untuk LeapFrog, dan dilanjutkan investasinya baru-baru ini di Thailand (SMK). Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.leapfroginvest.com atau follow LeapFrog di Twitter @LeapFrogInvest.

About FMO

FMO (Dutch Development Bank) di 45 tahun usianya telah berinvestasi di sektor swasta di negara-negara berkembang. Kami percaya di tahun 2050 dimana sembilan miliar orang dapat hidup dengan baik.. Visi misi kami adalah untuk memberdayakan pengusaha untuk membangun dunia yang lebih baik. Kami adalah spesialis dalam sektor dimana kami yakin kontribusi kami dalam jangka panjang dapat memiliki dampak tertinggi: lembaga keuangan, energi dan agribisnis. Bersama mitra, kami berinvestasi di sektor infrastruktur, manufaktur dan jasa. Dengan portofolio investasi sebesar EUR 8 miliar, FMO merupakan salah satu bank pembangunan sektor swasta bilateral terbesar. http://www.fmo.nl.

About PartnerRe

PartnerRe Ltd adalah perusahaan reasuransi global terkemuka, menyediakan berbagai lini reasuransi kepada perusahaan asuransi. Perusahaan, melalui anak perusahaan, juga menawarkan produk pasar modal yang mencakup perlindungan cuaca dan kredit untuk keuangan, industri dan jasa perusahaan. Risiko direasuransikan termasuk properti, korban jiwa, kendaraan, pertanian, penerbangan/ruang angkasa, bencana alam, kredit/jaminan, rekayasa, energi, kelautan, properti khusus, korban jiwa khusus, multi-lini dan lini lainnya dalam kegiatan Non-jiwa, kematian, umur panjang dan kecelakaan dan kesehatan dalam kegiatanJiwa dan Kesehatan, dan produk risiko alternatif . Untuk tahun berakhir 31 Desember 2014, total pendapatan adalah $6.5 miliar. Pada 31 Desember 2014, total asset mencapai $22.3 miliar, total kapitalisasi adalah $7.9 miliar dan total kepemilikan saham terhadap PartnerRe adalah $7.0 miliar.

Submit a Comment

Your email address will not be published.