REFI Perkuat Kolaborasi dengan PIP untuk Perluas Akses Pembiayaan Produktif bagi Pelaku Ultra Mikro

REFI Perkuat Kolaborasi dengan PIP untuk Perluas Akses Pembiayaan Produktif bagi Pelaku Ultra Mikro
07 Juli 2026

JAKARTA – PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia (REFI) kembali memperkuat perannya dalam mendukung program Pemerintah untuk memperluas akses pembiayaan produktif bagi masyarakat yang belum terlayani secara optimal oleh sektor perbankan (unbankable). Melalui kerja sama yang berkelanjutan dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP), REFI dipercaya menjadi salah satu mitra penyalur pembiayaan Ultra Mikro (UMi) dan Ultra Mikro Pro (UMi Pro), sebagai bagian dari upaya bersama mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian pendanaan pada Senin, 6 Juli 2026, di Kantor PIP, Galeri UMi, Menteng, Jakarta Pusat. Kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari kemitraan strategis yang telah terjalin sejak tahun 2022 dan mencerminkan kepercayaan PIP terhadap komitmen serta kapabilitas REFI dalam menyalurkan pembiayaan secara tepat sasaran.

Acara penandatanganan dihadiri oleh jajaran manajemen kedua belah pihak, termasuk Bapak Anton Budidjaja selaku Direktur Utama PT Reliance Capital Management dan Bapak Gwesley Griemaldy Kussoy selaku Direktur PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia.

Sebagai perusahaan pembiayaan yang mengusung semangat "Business with Purpose", REFI meyakini bahwa akses terhadap pembiayaan yang terjangkau merupakan salah satu kunci untuk mendorong pelaku usaha kecil berkembang secara berkelanjutan. Melalui program ini, REFI akan menyalurkan pembiayaan kepada segmen Ultra Mikro (hingga Rp20 juta) dan Ultra Mikro Pro (di atas Rp20 juta hingga Rp100 juta), sehingga pelaku usaha dapat memperoleh akses modal kerja dengan biaya pendanaan yang lebih kompetitif.

Fokus utama pembiayaan REFI tidak hanya memberikan tambahan modal, tetapi juga memastikan pelaku usaha memperoleh akses terhadap kebutuhan usahanya secara langsung. Melalui skema Supply Chain Financing berbasis close-loop ecosystem, pembiayaan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan produktif seperti pengadaan pupuk, bibit, pakan ternak, sarana produksi pertanian, kebutuhan perikanan, maupun berbagai input usaha lainnya yang menjadi faktor utama keberlangsungan usaha para pelaku UMKM.

Untuk memastikan pembiayaan digunakan secara tepat sasaran, REFI menerapkan proses penyaluran berbasis teknologi digital melalui mekanisme non-cash financing. Dana pembiayaan tidak diberikan dalam bentuk tunai kepada debitur, melainkan dibayarkan langsung kepada pemasok atau mitra usaha yang telah menjadi bagian dari ekosistem. Model ini tidak hanya meningkatkan akuntabilitas penggunaan dana, tetapi juga memastikan bahwa pembiayaan benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan produktif yang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas usaha.

Manajemen REFI menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjadi perpanjangan tangan Pemerintah dalam memperluas inklusi keuangan nasional. Dengan mengombinasikan pendanaan yang terjangkau, teknologi digital, serta ekosistem pembiayaan yang terintegrasi, REFI berharap semakin banyak pelaku usaha ultra mikro yang mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan usahanya, dan secara bertahap naik kelas menjadi usaha yang lebih bankable.

Ke depan, REFI akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menghadirkan solusi pembiayaan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat. Bagi REFI, pertumbuhan perusahaan harus selalu berjalan seiring dengan kontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional—sejalan dengan nilai yang diusung Reliance Group, Business with Purpose.